Selasa, 07 Januari 2014

PRAKTEK 4 SISTEM INPUT OUTPUT (CONTOH LED BER-PASSWORD)

Langkah :
1 Hubungkan PORT DT51 MinSysn dengan PORT INPUTDT-51 trainer board.
2 Hubungkan CONTROL DT-51 Min Sys dengan CONTROL DT-51 trainer board.
3 Hubungkan DT-51 MinSys dengan PC menggunakan kabel serial
4 Hubungkan Dt-51 MInSys dengansumber tegangan



Skema Rangkaian

P1 sbg input PA sebagai output


ALAMAT PORT tambahan pada system DT-51 adalah sbb:

1 PA (port A)                        = 2000h
2 PB (port B)                        = 2001h
3 PC (port C)                        = 2002h
4 Reg CW (Control Word)  = 2003h

PA adalah PORT tambahan (eksternal) diluar mikrokontroler, yang disediakan dari IC PPI 8255. Mikrokontroler dapat menggunakan PA ini dengan cara MEMPROGRAMNYA TERLEBIH DAHULU lewat register internal PPI 8255 yaitu register CW (control word).

Contoh Memprogram semua Port PPI 8255 (PA, PB, PC) sebagai output, maka reg CW harus diberi data 80h (lihat manual PPI 8255).


PRAKTEK - 3 AKSES DATA SECARA LOOK UP TABLE

Langakh:
1 Hubungkan PORT 1 (P1) DT51 MinSysn dengan PORT OUTPUT  DT-51 tariner board.
2 Hubungkan CONTROL DT-51 Min Sys dengan CONTROL DT-51 trainer board.
3 Hubungkan DT-51 MinSys dengan PC menggunakan kabel serial
4 Hubungkan Dt-51 MInSys dengansumber tegangan


  Skema Rangkaian


Teori

Akses data ke alamat memori dapat dilakukan secara berurutan (indeks) dengan melibatkan register
DPTR, A dan register pencacah data misal R0.

Contoh:

MULAI:



MOV DPTR,#DATALED



;



isi reg DPTR dengan alamat awal data

MOV R0,#00H
;
siapkan R0 sbdg pencacah data
NEXT:
CLR A
;
kosongkan isi reg A

MOVC A,@A+DPTR
;
copy data dari alamat data yg ditunjuk DPTR ke A

-------



INC DPTR
;
naikkan alamat

INC R0
;
naikkan pencacah data

CJNE R0,#08h,NEXT
;
apakah cacah data sudah 8, jika belum ke next data

Senin, 06 Januari 2014

PRAKTEK - 2 BASIC I/O P1 SEBAGAI INPUT

Langkah:
1.Hubungkan PORT DT51 MinSysn dengan PORT INPUTDT-51 trainer board.
2.Hubungkan CONTROL DT-51 Min Sys dengan CONTROL DT-51 trainer board.
3.Hubungkan DT-51 MinSys dengan PC menggunakan kabel serial
4.Hubungkan Dt-51 MInSys dengansumber tegangan

Skema Rangkaian
P1 sbg input PA sebagai output yaitu sebagai berikut :

ALAMAT PORT tambahan pada system DT-51 adalah sbb:
1.   PA (port A) = 2000h
2.   PB (port B) = 2001h
3.   PC (port C) = 2002h
4.   Reg CR       = 2003h

PA adalah PORT tambahan (eksternal) diluar mikrokontroler, yang disediakan dari IC PPI 8255. Mikrokontroler dapat menggunakan PA ini dengan cara MEMPROGRAMNYA TERLEBIH DAHULU lewat register internal PPI 8255 yaitu register CW (control word).

Contoh Memprogram semua Port PPI 8255 (PA, PB, PC) sebagai output, maka reg CW harus diberi data 80h (lihat manual PPI 8255).

PRAKTEK 1 BASIC I/O P1 SEBAGAI OUTPUT

Langkah:
1 Hubungkan PORT DT51 MinSysn dengan PORT OUTPUT DT-51 tariner board.
2 Hubungkan CONTROL DT-51 Min Sys dengan CONTROL DT-51 trainer board.
3 Hubungkan DT-51 MinSys dengan PC menggunakan kabel serial
4 Hubungkan Dt-51 MInSys dengansumber tegangan

Skema Rangkaian



Program I Transfer data Output per-bit
$mod51
CSEG
ORG 4000H
LJMP
START

START:
  ORG 4100H
MOV SP,#30H
SETB P1.0
CLR  P1.1
SETB P1.2
CLR  P1.3
SETB P1.4
SETB P1.5
SETB P1.6
SETB P1.7
SJMP $
END


Jumat, 04 Januari 2013

Menggabungkan Database pada SQL Server dengan Visual Basic

Buat database  yang berisi nim, nama, tgllahir , alamat, jurusan dan spptetap, dan berikan “Primary Key” pada nim, Kemudian simpan database tersebut dengan nama dbmhs. Jika sudah, langkah selanjutnya adalah buka program Microsoft Visual Studio 2010 dan buat project baru dengan cara : New Project > visual basic > windows > windows form application > ok.
Selanjutnya adalaha membuat relasi dengan database yang telah kita buat tadi.  Dengan langkah sebagai berikut : pada pilih Data > Add new data source > Database > Next > Dataset > Next. Klik menu “New Connection” untuk melilih jenis data cource yang akan digunakan yaitu Microsoft SQL Server.

Lalu klik continue dan masuk kejendela Add Connection, dan akan muncul tampilan seperti di bawah ini :



Senin, 17 Desember 2012

Macam-macam function bawaan pada visual basic

kali ini kita akan membahas macam-macam function bawaan pada visual basic barangkali teman blogger masih tertinggal jauh materi dan masih ingin mendalami kuliah ini bisa materinya didapat diblog dosen saya disini.

Dan Function itu sendiri adalah sekumpulan tatement yang menghasilkan nilai balik (return Value). Nilai Balik ini akan akan dikembalikan pada blok perintah yang memanggil prosedur function.

Adapun syntax penulisan function procedure :
[Private/Public]  Function  namafungsi(argumen-argumen) [As type]
Baris perintah
End Function

Dari sytax diatas, namafungsi bisa diisi sesuai kebutuhan , argument-argumen bisa diisi dengan parameter,optional dan argumen lain, As type adalah tipe data yang digunakan
Sebuah Function  dapat dipanggil dengan menggabungkan  pernyataan lain, seperti contoh berikut ini
Variabel = nama Function Procedure

Cara lain untuk memanggil sebuah fungsi dapat dilakukan seperti kalau  memanggil sub prosedur yaitu :
Call NamaFunctionProcedure [Parameter]
Atau
NamaFunctionProcedure (Parameter)

mungkin gambaran function itu seperti diatas lebih jelasnya bisa didapat dan dipelajari teman blogger disini. Karena inti dari tugas ini adalah untuk membahas macam-macam function bawaan pada visual basic dan disini kita bahas satu-persatu.


Senin, 10 Desember 2012

Latihan Membuat MDI Form

1. langkah awal, meng_Install DevExpress (Ribbon) yang akan digunakan, maka akan muncul secara
    otomatis pada menu toolbar Visual Studio 2010.
2. Bukalah Visual Studio 2010  kemudian , Membuat console baru dengan cara:

    a. File new project
    b. New Project Start Page
    c. Atau dengan menggunaka icon ,
    Pilih Visual Basic – Windows – Windows Forms Applications, lalu beri nama sesuai keinginan anda;


3. Kemudian buatlah design seperti ini: